test banner SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI ALIANSI WARTAWAN PADANG ""

Operasi Terukur Kapolres Pasaman Barat Buahkan Hasil, Pelaku PETI dan Narkoba Tak Berkutik

ADMIN MEDIA
0

 

Pasaman Barat — Penegakan hukum di wilayah Pasaman Barat menunjukkan arah yang semakin tegas dan konsisten. Di bawah kendali langsung Kapolres Pasaman Barat, langkah pemberantasan tambang emas tanpa izin (PETI) dan peredaran narkotika terus digencarkan dengan pola kerja yang terukur dan menyasar hingga ke akar permasalahan.

Kapolres tidak sekadar memberikan arahan di balik meja, tetapi turun langsung memastikan setiap operasi berjalan efektif. Seluruh jajaran didorong bergerak aktif, mengedepankan tindakan nyata dalam menindak pelaku maupun jaringan yang selama ini beroperasi secara ilegal.

Salah satu aksi konkret terlihat saat penertiban aktivitas PETI di Kecamatan Talamau. Dalam operasi tersebut, aparat berhasil mengamankan delapan orang yang terlibat langsung dalam aktivitas pertambangan ilegal. Penindakan dilakukan secara terarah dengan menyasar titik-titik yang telah dipetakan sebelumnya sebagai lokasi aktivitas PETI.

Tidak hanya mengamankan pelaku, petugas juga menyita satu unit alat berat jenis ekskavator yang diduga menjadi sarana utama dalam kegiatan tersebut. Penyitaan ini menjadi strategi penting untuk memutus mata rantai aktivitas PETI dari hulu, sehingga tidak lagi dapat beroperasi.

Kapolres menegaskan, penegakan hukum tidak akan berhenti pada pekerja lapangan semata. Penelusuran terhadap pihak-pihak yang berperan sebagai pengendali maupun pemodal terus dilakukan, mengingat aktivitas PETI yang ditemukan menunjukkan pola kerja yang terorganisir.

Selain ekskavator, sejumlah barang bukti lain seperti alat dulang dan material tambang turut diamankan. Temuan ini memperkuat indikasi bahwa praktik eksploitasi sumber daya alam tanpa izin telah berlangsung cukup lama dan sistematis.

Upaya pemberantasan PETI juga diperluas ke sejumlah wilayah lain yang terindikasi menjadi lokasi aktivitas serupa. Melalui koordinasi lintas fungsi, setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti secara serius, mulai dari penyelidikan hingga penindakan langsung di lapangan.

Di sisi lain, komitmen Kapolres Pasaman Barat juga terlihat kuat dalam perang melawan narkotika. Melalui pelaksanaan Operasi Antik 2026, Satresnarkoba berhasil mengungkap enam laporan polisi dengan total tujuh orang tersangka yang diamankan.

Para tersangka yang ditangkap memiliki peran berbeda, mulai dari pengedar hingga bandar, menunjukkan adanya jaringan yang aktif beroperasi di wilayah tersebut. Dari pengungkapan itu, aparat menyita barang bukti sabu dalam jumlah ratusan gram, yang berhasil dicegah peredarannya di tengah masyarakat.

Kapolres menekankan bahwa pemberantasan narkoba tidak berhenti pada penangkapan semata, melainkan harus mampu memutus jalur distribusi hingga ke sumbernya. Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi menyeluruh dalam menekan peredaran narkotika secara berkelanjutan.

Sebagai bentuk transparansi, seluruh barang bukti narkotika yang telah diamankan kemudian dimusnahkan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Langkah ini sekaligus menjadi bukti komitmen aparat dalam menjaga akuntabilitas penanganan perkara.

Rangkaian penindakan terhadap PETI dan narkoba tersebut memperlihatkan pola kerja yang sistematis, dimulai dari deteksi dini, pengumpulan informasi, hingga pelaksanaan operasi yang terukur di lapangan.

Kapolres Pasaman Barat juga terus mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi. Sinergi antara aparat dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.

Di tengah tantangan geografis serta kompleksitas persoalan yang dihadapi, Kapolres memastikan tidak ada ruang bagi pelanggaran hukum untuk berkembang. Setiap bentuk kejahatan akan ditindak tegas tanpa pandang bulu, sebagai wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.

EYS

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)